PELAUT DAN FENOMENA CAP GO MEH
Pelaut dan Fenomena Cap Go Meh mungkin kalian akan bertanya-tanya,apa hubungan nya,mengapa dan kenapa.
Ayoo..guys kita kupas...Pelaut adalah pelayar atau profesi kerja yang menuntut loyalitas,ketahanan fisik,menguasai oprasional alat-alat navigasi dan kecerdasan membaca alam.
Seperti semboyan Masyarakat Indonesia pada umumnya "NENEK MOYANG KU SEORANG PELAUT".
Memang tidak di pungkiri,dengan melihat geografis kita yang berjejer pulau-pulau,
Nenek Monyang kita adalah Pelaut-pelaut tangguh dan itu di akui dunia.
Tradisi melaut Masyarakat kita sudah jauh di lakukan ribuan Tahun dulu.
Dengan alat-alat Tradisional mereka mampu menjadi navigator ulung.
Yang aneh nya,dulu,Tahun 90an,profesi ini cuma di minati sebagian kecil kaula muda.
Sekitar Tahun 2000an barulah Pelaut-pelaut indonesia di arahkan dan di data oleh pemerintah untuk memasuki Pelaut moderen. Sertifikasi kopetensi di galakan sampai sekarang.
Terus apa hubungan nya dengan Cap Go Meh..pasti agan bertanya-tanya ya..hahaa..ok lanjut.
Cap Go Meh adalah 15 hari bulan atau 15 hari setelah imlek.
Cap: sepuluh.
Go : lima.
Meh: malam.
Ini lah puncak nya gan..dan ini lah masalahnya gan..
Di sekolah-sekolah pelayaran,tidak pernah di ajarkan dengan tafsir tanggal ini. Mitosnya,konon Cap Go Meh adalah hari terakhir sang naga ngamuk.
Bukan naga bonar ya guys,tapi naga punya suku Tionghoa.
Pelaut-pelaut dulu mereka pandai membaca fenomena ini,biasanya aktifitas pelayaran di tunda samapai tanggal ini.
Fenomena laut menjelang Cap Go Meh tidak main- main,ombak yang di hasilkan bisa 4 sampai 5 meter.
Dan pelaut-pelat sekarang yang tidak memahami kalender ini,banyak yang terjebak di tengah lautan. Dan banyak yang mengalami kecelakaan. Jadi harus hati2 guys untuk perjalanan laut anda semua
Komentar
Posting Komentar