cinta ilmiah
Tuhan maha adil,tuhan maha mengetahui,tuhan adalah maha segalanya
Tuhan telah menciptakan langit dan bumi dan segala isi nya secara berpasang-pasangan. Sepatut nya juga kita harus selalu berserah kepada nya.
Sejauh ini kadang kita sudah salah mengambil langkah…tentang cinta.
Menurut saya cinta adalah mesteri sang pencipta,dan sepatutnya cinta itu kita kembalikan kepadanya sang” pencipta”.
Terlalu banyak presepsi tentang cinta dan itu akan berkesinambungan dari zaman ke zaman.dari setiap zaman itu selalu saja perempuan dan laki-laki ada yang menjadi korban karna salah dalam presepsi dan mengekspresikan cinta itu sendiri.
Cinta dunia bukanlah segalanya karna cinta dunia adalah sumber dari segala kejahatan.mencintai seorang kekasih adalah wajar tetapi mencintai seorang kekasih bukanlah akhir dari cinta kehidupan kita.
Cinta itu harus seimbang (50-50).dalam arti jika kamu berniat mencintai seseorang maka bersiaplah untuk patah hati.dari segenap rasa cinta berikanlah 50% untuk mencintai seseorang,dan 50% nya lagi untuk mencintai pribadi mu sendiri.
Ada seorang teman perempuan ku bertanya,,kitakan memulai suatu hubungan dari rasa cinta itukan..?dan itu adalah ekspresi dari cinta sejati..!..aku menjawab..itu saalaah….! Memulai suatu hubuhangan pacaran itu dari pertimbangan rasa dimana ekpresi itu bisa kita kendalikan dengan logika.maka memberi 50% dari rasa cinta ke kekasih.itu lebih pantas..
Dan menurut saya cinta sejati bukanlah di mulai dari tahap pacaran tapi cinta sejati itu di mulai dari tahap ijab Kabul/pernikahan.di situlah ekpresi dari cinta sejati itu baru di mulai..
Pengorbanan segala-galanya untuk cinta sejati di tahap pacaran,sejatinya di murkai TUHAN.
Tahap pacaran adalah cinta monyet
Penikahan adalah tahap cinta sejati.
Cinta monyet : aku mencintai mu karna aku membutuhkan mu.
Cinta sejati : aku membutuhkan mu karna aku mencintai mu.
renungkanlah



Tuhan telah menciptakan langit dan bumi dan segala isi nya secara berpasang-pasangan. Sepatut nya juga kita harus selalu berserah kepada nya.
Sejauh ini kadang kita sudah salah mengambil langkah…tentang cinta.
Menurut saya cinta adalah mesteri sang pencipta,dan sepatutnya cinta itu kita kembalikan kepadanya sang” pencipta”.
Terlalu banyak presepsi tentang cinta dan itu akan berkesinambungan dari zaman ke zaman.dari setiap zaman itu selalu saja perempuan dan laki-laki ada yang menjadi korban karna salah dalam presepsi dan mengekspresikan cinta itu sendiri.
Cinta dunia bukanlah segalanya karna cinta dunia adalah sumber dari segala kejahatan.mencintai seorang kekasih adalah wajar tetapi mencintai seorang kekasih bukanlah akhir dari cinta kehidupan kita.
Cinta itu harus seimbang (50-50).dalam arti jika kamu berniat mencintai seseorang maka bersiaplah untuk patah hati.dari segenap rasa cinta berikanlah 50% untuk mencintai seseorang,dan 50% nya lagi untuk mencintai pribadi mu sendiri.
Ada seorang teman perempuan ku bertanya,,kitakan memulai suatu hubungan dari rasa cinta itukan..?dan itu adalah ekspresi dari cinta sejati..!..aku menjawab..itu saalaah….! Memulai suatu hubuhangan pacaran itu dari pertimbangan rasa dimana ekpresi itu bisa kita kendalikan dengan logika.maka memberi 50% dari rasa cinta ke kekasih.itu lebih pantas..
Dan menurut saya cinta sejati bukanlah di mulai dari tahap pacaran tapi cinta sejati itu di mulai dari tahap ijab Kabul/pernikahan.di situlah ekpresi dari cinta sejati itu baru di mulai..
Pengorbanan segala-galanya untuk cinta sejati di tahap pacaran,sejatinya di murkai TUHAN.
Tahap pacaran adalah cinta monyet
Penikahan adalah tahap cinta sejati.
Cinta monyet : aku mencintai mu karna aku membutuhkan mu.
Cinta sejati : aku membutuhkan mu karna aku mencintai mu.
renungkanlah

Komentar
Posting Komentar