"saya menyebutnya dengan sepotong heran"

saya menyebutnya dengan sepotong heran..
kenapa tidak !
gadis yg gila..
improvisasi musiknya
puisinya menari di tengah pantai..
Jadi jatuh! jadi hilang! cahaya diterik..
 pernah ia mengatakan tentang
Kemulia"an yg hilang dari uban yg akan datang..
maha penggoda mencercanya dgn air mata pengasihan,bukan cemohan dan murka..
sungguh ! sungguh serasi kejatuhannya..
kemarahan badai bodoh bergairah..
ketika dia menyalahkan,memimpin usianya..
jatuh kembali bada malam..
seperti tau,malaikat tertawa untuk menandai..
ratapan panjang seperti orang mati.. di tolak alis,tidak kuat dlm rantai mata besar..
jiwa melarikan diri,iman yg hilang,
Untuk ketenaran yang sudah meninggal..
Berjalan mundur, dengan tatapan dihindari,
Dan menyembunyikan rasa malu !
saya menyebutnya dengan sepotong heran..

Komentar

Postingan populer dari blog ini

kabari

PELAUT DAN FENOMENA CAP GO MEH

"PALSU"